Wednesday, December 22, 2010

Salah Satu Pembelajaran

My Life, My Lesson, My Journey

Diposting Oleh Olla Ramlan, Rabu, 22 Desember 2010 10.34 WIB

Sakit, sedih, hancur, berantakan... Sepertinya tidak ada kata kata yang tepat yang bisa menggambarkan perasaan saya saat itu.
Bismillahirahmanirrahim.
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Bismillah.
Bacaan bismillah buat saya akhir2 ini sering sekali saya ucapkan. Bismillah buat saya adalah kata-kata magic yang bisa menguatkan saya beberapa bulan ini.

Tidak terpikir bahkan terlintas sedikit pun dalam benak saya menjadi single parent seperti ini. Yah, bahasa trendinya "janda". Biasa tapi tidak biasa mendengar kata-kata ini di telinga. Sakit, sedih, hancur, berantakan... Sepertinya tidak ada kata kata yang tepat yang bisa menggambarkan perasaan saya saat itu.

Bertahun tahun hidup bersama seseorang yang amat saya cintai, tiba-tiba harus berakhir seperti ini. But, life goes on. And I have to move on. Eits, jangan salah. Bukan move on dengan laki-laki lain, tapi lebih kepada keikhlasan diri dan pasrah.

Balik lagi ke kata bismillah. Setiap detik, menit, jam, bahkan hari, saya mengucap kata ini untuk menguatkan hati saya. Bangun pagi, melihat sisi kanan tempat tidur tidak ada lagi seseorang yang menemani dan memeluk saya. Terus terang, sakit sekali dada ini setiap saya bangun. Kemudian dengan kata bismillah ini pula saya mencoba tetap bekerja, menyemangati diri sendiri untuk tetap bisa profesional dalam pekerjaan apapun.

Di saat ini pula saya mulai berpikir dan bercermin. How come? Kok bisa semua ini terjadi, Olla? Mulailah saya intropeksi. Saya ini banyak kekurangannya. Kurang bersyukur, kurang menjaga diri, kurang memperhatikan, kurang kurang kurang banyak kurangnya.
Kondisi ini pulalah kemudian yang membuka mata saya. Saya harus kembali ke jalan yang benar.


Perlahan lahan saya benahi diri saya, perlahan lahan saya mencoba menerima semuanya. Beruntung saya memiliki keluarga yang luar biasa, Teman yang selalu support, bahkan para fans yang juga tidak ada habisnya mendoakan saya. Di saat seperti inilah tiba-tiba kita disadarkan pentingnya keharmonisan sebuah rumah tangga.

Dulu, mungkin kita pernah merasa hebat. Bahkan selintas bisa terpikir, "Ahhh... Saya bisa hidup tanpa kamu." Itu pemikiran gila! Semuanya hanya EGO!!!

Kondisi ini pulalah kemudian yang membuka mata saya. Saya harus kembali ke jalan yang benar. Bukan hanya duniawi yang saya kejar. Saya harus beryukur, berdoa, berzikir, dan memohon ampun atas dosa dan perbuatan yang saya buat. Allah sudah memberikan saya segalanya. Tapi apa balasannya? Dan sekarang, hanya penyesalan yang ada pada diri saya.

"Hey, how are u today?"
Pesan SMS yang ditujukan pada saya ini mungkin terkesan sangat singkat dan biasa-biasa saja. Tapi tidak buat saya. Perhatian yang begitu kecil dan singkat inilah yang bisa membuat hari-hari saya bisa saya jalani dengan senyuman. Senyuman kebahagian. Paling tidak dia masih care. Bukan mencintai seperti dulu, tapi ada sedikit kepedulian dari 'dia' .

Lucu ya... Dulu, ada pesan seperti itu ditanggapi biasa-biasa saja. Nah, mungkin  di sinilah kita harus bisa menghargai dan bersyukur dengan apa yang kita punya, apa yang kita dapatkan.

Di saat saya sudah tidak bersamanya lagi, muncullah flash back kejadian yang saya lakukan. Perlakuan yang seharusnya tidak dilakukan pada suami. Penghargaan yang harusnya dilakukan terhadap suami. Dan masih banyaaak lagi...

Kalau ditanya, mungkin hanya  satu kali kesempatan lagi yang saya minta. Tapi mungkin itu tidak mudah. Mungkin ujian inilah yang diberikan Allah pada saya. Mungkin dengan cara seperti inilah saya bisa kembali ke jalan-Nya. Mungkin ini cara Allah menunjukan kasih sayang-Nya.

Saya mengambil hikmah dari semua ini. Saya mengganggap ini adalah ujian beserta hidayah yang diberikan Allah pada saya. Saya yakin, insyaAllah Ada jalan terbaik buat saya. Kalaupun 'dia' masih jodoh saya, maka kita akan kembali bersama lagi. Semuanya saya pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa.

Semoga cerita saya ini bisa bermanfaat. Bukan maksud menggurui atau sok tahu, saya sekedar ingin berbagi perasaan tanpa maksud apa pun.
Cintailah dan sayangilah pasangan kita dengan sepenuh hati. Selalu ingat pada janji setia yang terucap pada perkawinan. Hargailah dan terimalah segala kekurangan dan kelebihannya. Maka disinilah kita bisa merasa keindahan dalam hidup, serta ketenangan batin yang takkan terganti dengan apapun. Keluarga adalah segala-galanya buat hidup kita.

Cukup sekian dulu cerita saya ini. Mari kita awali hari-hari dengan ucapan bismillah. Dan semoga saya bisa melewati hari-hari saya dengan senyuman lagi. Dengan segala harapan, mimpi, juga doa yang selalu hadir di setiap nafas saat ini.

Family is a haven in heartless world!
I love you always...    


Olla Ramlan

Saturday, December 18, 2010

** No TitLe **

Jingga....semburat warna langit di cakrawala,
Hemusan kencang angin mengiringi sepi jiwa yang tak bernyawa,
Menjerit hatiku menyayat pilu,
Meneriakkan keinginan di kalbu yang menggelora,

Aku....... Kamu.......,
Cintaku..... cintamu........,
Apa memang tak mungkin bersatu?,
Percayaku..... mengertimu.....,
Apa tak cukup menjadi tumpuan kita bersama,
Lalu......,
Saat jalan sudah benar-benar terhadang,
Salahkah andai keyakinan dan kepercayaan akan adanya keajaiban
masih benar-benar ku pegang,
Atau.......,
Itu hanya ilusi sia-sia yang coba aku wujudkan?,

Luluh lantak sudah batinku,
Tersayat dalam hingga ke relung kalbu.

# 300910 #

Thursday, September 30, 2010

Sebuah Artikel dengan banyak manfaat

BERANI MELEPASKAN
by Yulia on 2006-07-18  (frm iloveblue)

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan tapi ada saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.


* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika
kebahagiaan kita sangat bergantung pada orang itu.


* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika
kita merasa dia itu ganteng, cantik, teristimewa dibandingkan dgn yang lain.


* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika
kita takut tidak dapat menemukan yang seperti dia.


* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika
begitu banyak saat-saat indah senantiasa terbayang di benak kita.


* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika hati kita berkata "Saya sangat mencintainya".

Ingatlah !! Melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari suatu kehidupan baru...


* Kita harus melepaskan seseorang karena kebahagiaan
kita tidak tergantung padanya.


* Kita harus melepaskan seseorang karena kita
menyadari yang ganteng,yang cantik, yang istimewa belum tentu yang terbaik
buat kita.


* Kita harus melepaskan seseorang karena kita tahu
jika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.


* Kita harus melepaskan seseorang ketika saat-saat indah hanyalah tinggal masa lalu.


* Kita harus melepaskan seseorang karena kepala kita
berkata "tidak ada lagi yang dapat dipertahankan".


* Kegagalan tidak berarti Anda tidak mencapai apa-apa...
namun Anda telah memahami sesuatu...!

Segala sesuatu ada waktunya, ada saat mempertahankan, ada saat melepaskan...!!


sumber: Cetivasi

Mengambil dari iloveblue : Artikel yg aku suka - So TouchinG

sempat terbayang,,andaikan aq bisa seperti mereka berdua. bisa saling menguatkan dan mendampingi satu sama lain selalu...hiks T.T
Selamat membaca..

KISAH CINTA KAKEK NENEK
by Andreas on 2007-10-19  

Ada sepasang suami-istri yang berjualan nasi kuning di sebuah kompleks perumahan di Bandung. Umur mereka sudah tidak muda lagi. Sang suami mungkin sudah berumur lebih dari 70, sedangkan istrinya sekitar 60-an. Di sekitar mereka ada beberapa gerobak lain yang juga menjual makanan untuk sarapan pagi. Tapi dari semuanya, hanya gerobak mereka yang paling sepi.

Setiap pagi, dalam perjalanan menuju ke kantor, saya selalu melewati gerobak mereka yang selalu sepi. Gerobak itu tidak ada yang istimewa. Cukup sederhana. Jualannya pun standar.

Setiap pagi pula, sepasang suami-istri itu duduk menjaga gerobak mereka dalam posisi yang selalu sama. Sang suami duduk di luar gerobak, sementara istrinya di sampingnya. Kalau ada pembeli, sang suami dengan susah payah berdiri dari kursi (kadang dipapah istrinya) dan dengan ramah menyapa pembeli. Jika sang pembeli ingin makan di tempat, sang suami merapikan tempat duduk, sementara istrinya menyiapkan nasi kuning dan menyodorkan piring itu pada suaminya untuk diberikan pada sang pelanggan. Kalau sang pembeli ingin nasi kuning itu dibungkus, sang istri menyiapkan nasi kuning di kertas pembungkus, dan menyerahkan nasi bungkusan itu pada suaminya untuk diserahkan pada sang pelanggan.

Saat sedang sepi pelanggan, pasangan suami-istri itu duduk diam. Sesekali jika istrinya agak terkantuk-kantuk, suaminya mengurut punggung istrinya. Atau jika suaminya berkeringat, sang istri dengan sigap mengambil sapu tangan dan mengelap keringat suaminya.

Kalau mau jujur, nasi kuning mereka tidak terlalu spesial. Sangat standar. Tapi, kalau saya mencari sarapan pagi, saya selalu membeli masi kuning di tempat mereka. Bukan spesial-tidaknya. Tapi lebih karena cinta mereka yang membuat saya tergerak untuk selalu mampir.

Dalam kesederhanaan, kala susah dan sedih karena tidak ada pelanggan, mereka tetap bersama. Sang suami tidak pernah memarahi istrinya yang tidak becus masak. Sang istri pun tidak pernah marah karena gerakan suaminya yang begitu lamban dalam melayani pelanggan. Dia bahkan memberi kesempatan suaminya untuk melayani pelanggan.

Mereka selalu bersama, dan saling mendukung, bahkan di saat susah sekali pun.

Hingga hari ini, sudah 10 tahun saya lewati tempat itu, mereka masih tetap di tempat yang sama, menjual nasi kuning, dan selalu bersikap sama. Penuh kesederhanaan. Penuh kasih sayang. Dan saling menguatkan di saat susah.

Jika Anda berkunjung ke Bandung, Anda bisa mampir ke jalan raya komplek Taman Cibaduyut Indah. Tidak susah mencari gerobak mereka yang sederhana. Carilah gerobak yang paling sepi pelanggan. Mereka berjualan sejak pukul 07.00 hingga siang hari (mungkin sekitar 11.00, karena saya pernah ke kantor jam 11.00, mereka sudah tidak ada). Jujur, nasi kuning mereka sangat standar & tidak selengkap gerobak nasi kuning lain di sekeliling mereka. Namun, cinta kasih mereka membuat makanan yang sederhana itu terasa begitu nikmat. Cinta kasih yang begitu tulus, sederhana, apa adanya. Bahkan dalam kesusahan sekalipun, mereka tetap saling menguatkan.

Sebuah kisah cinta yang luar biasa

Wednesday, September 29, 2010

SeparaTion

Berakhir sudah kini semuanya...,
Tangis dan sedu sedan takkan ada lagi artinya,
Kita terpasung disini......dalam ruang hampa yang kita tak ingin huni,
Senggalan nafas membuat kita berpikir untuk berhenti,
Karena maju teruspun kita akan mati,
Tapi mereka tak tahu.....,
Dihati ini jiwa kita kan selalu menyatu,
Dan akan terbingkai indah dalam sebuah tempat bernama "CINTA"

Tuesday, September 28, 2010

## audy menangis semalam ##

apa aq bakal kayak gini mulai malam ini???



.....KeraPuhaNKu.....

Aku akan bertahan dengan hatiku
Selama kau ada disisiku, mengertiku dan menguatkanku
Ku yakin ketegaranku tak akan berbatas
Dan senyum kan selalu setia menghiasi hari-hariku

Tapi jika keperdulian itu sedikit demi sedikit memudar
Dan tampak nyata didepan mata..
Apa yang harus aku lakukan untuk mengembalikannya...
Mungkin hanya tangis ini yang akan mendera 
Setiap menit…...setiap waktu
Lalu akan menggantikan senyumanku

Kalau sudah begini……….
Pada siapa aku akan bersandar saat letih?
Pada siapa tangan ini akan menggenggam saat aku mulai melemah?
Jiwaku yang rapuh akankah sanggup bertahan?

Namun aku akan terus mencoba dan tetap pada keyakinanku
Walaupun rasa perih ini benar2 menyiksaku dan sulit aku hindari





Friday, September 24, 2010

Menyadur catatan seorang teman untuk membuat selalu ingat

6 pertanyaan


Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. ..

Pertama..."Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...??? "Murid-muridnya ada yang menjawab.... "orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya" ..Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar...Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. ..Sebab kematian adalah PASTI adanya....

Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua..."Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...??? "Murid-muridnya ada yang menjawab... "negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar...Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"...Siapa pun kita... bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu...Sebab itu kita harus menjaga hari ini... dan hari-hari yang akan datang..

Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga..."Apa yang paling besar di dunia ini...??? "Murid-muridnya ada yang menjawab "gunung", "bumi", dan "matahari".. ..Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ...Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu"...Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya...Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi ...Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...

Pertanyaan keempat adalah..."Apa yang paling berat di dunia ini...???"Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"..."Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru ..tapi yang paling berat adalah "memegang amanah"...

Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia ini...???"Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ..."Semua itu benar...", kata Sang Guru...tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah"...

Lalu pertanyaan keenam adalah..."Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !""(hampir) Benar...", kata Sang Guru tetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia"...Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...

Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...senantiasa belajar dari MASA LALU...dan tidak memperturutkan NAFSU...???Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun...dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???

Monday, September 20, 2010

Friday, September 17, 2010

expression of my heart

Cinta terkadang hanya kata,
Namun bagiku adalah hal terindah yang pernah kurasa,
Cinta sering terucap tanpa makna,
Tapi untukku adalah separuh jiwa yang telah kutemukan,

Kau cintaku........ Kau jiwaku,
Kau rasaku....... dan udara dalam setiap hembusan nafasku,
Kau kesabaran disetiap amarahku,
Kau juga ketulusan didalam ego yang menguasai diriku,

Karena bagiku...... CINTA adalah KAMU

Monday, August 30, 2010

B@h@g!@Mu

 
Jika sajak indah mampu selalu terucap dari bibir ini
Akan kupersembahkan seutuhnya kepadamu
Bila mampu aku dapatkan kemilau bintang diangkasa
Akan aku bawakan sebagai hadiah terindah untuk dirimu
Namun aku hanyalah seorang yang tak punya apa-apa
Cuma rasa bahagia dan tawa yang mewarnai kehidupanku
Mencintaimu merupakan suatu anugerah tersendiri untukku
Adakalanya disaat sedih………………..
Kumampu tertawa karena mengingatmu
Tapi disaat kegembiraan menghampiriku………..
Aku bisa dapatkan lara, jika melihatmu tak bahagia
Akan aku lakukan segala yang aku mampu
Hanya untuk melihat derai tawamu
Dan akan aku berikan semua yang aku punya
Kalau dengan itu semua kau dapat bahagia

Tuesday, August 24, 2010

*** C I N T A ***

Dulu aku sering bertanya.........apa itu cinta?
Bagaimana rasanya cinta?
Bagaimana kita tahu itu cinta?
Namun belum pernah kutahu pasti jawabnya

Sejak kau hadir dalam hidupku,
Seolah telah kutemukan jawaban dari segala pertanyaan cintaku,

Cinta adalah caraku bercerita tentangmu,
Cinta adalah saat egoku berjalan mundur untukmu,
Cinta adalah ketika kata dari bibirmu mampu menenangkan dan meyakinkanku,
Dan cinta adalah saat hatiku mengatakan "aku telah menemukan separuh diriku" dengan tanpa ragu.

*(^_^)*

Friday, August 20, 2010

*** AngaNkU ***

Bahagia senyumku dalam keceriaanmu,
Terpuruk hatiku kala kesedihan menyapa kehidupanmu,
Egoku..............Egomu..............,
Kesadaranku...................Pengertianmu......................,
Menjadi bagian manis dalam lembar kisah kita,

Rindu.....,
Tawa........,
Manja........,
Jadi hiasan indah diantara jarak dan waktu yang terbuang,
Kau adalah jiwa disetiap hembusan nafasku
Tangis dalam sedih dan gembiraku
Dan kuingin bisa selalu rasakan itu denganmu disisi,
Dalam sisa kehidupanku.

 

Wednesday, August 18, 2010

Dirgahayu Republik Indonesia ke - 65

iseng2 browsing, aku menangkap judulnya dan akhirnya aku baca..........aku anggap bagus banget, makanya aku share disini ^_^


 
"Upacara 17 Agustus di Perbatasan Berjalan Aman
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAYAPURA - Upacara peringatan HUT ke-65 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura yang dipusatkan di Distrik Muara Tami, daerah perbatasan dengan Papua New Guinea, Selasa (17/8/2010), berjalan lancar dan aman.

Bertindak selaku inspektur upacara Sekretaris Kota Jayapura JP Nerokouw dihadiri muspida, tokoh agama, tokoh perempuan, toko pemuda dan tokoh adat dan ratusan warga Distrik Muara Tami.

Upacara yang berlansung hikmad ini juga dimeriahkan oleh drum band Madrasah Ibtidiyah, tarian Yospan dari SMPN 8 Kota Jayapura dan paduan suara dari SMKN 4 Kota Jayapura serta lomba menu sehat nonberas tingkat distrik Muara Tami.

Jika dibandingkan dengan kegiatan serupa tahun sebelumnya, peringatan HUT ke-65 Kemerdekaan RI 2010 lebih cukup meriah walau bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1431 Hijriyah.

Usai upacara, digelar pemberian beragam hadiah kepada para pemenang berbagai lomba di masyarakat untuk menyambut 17 Agustus 2010.

Kegiatan kemasyarakatan tersebut antara lain lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak, gerak jalan tingkat sekolah dan umum, dan tari Yospan tingkat sekolah menengah dan umum.

Sekertaris Kota Jayapura Nerokouw mengatakan bahwa HUT RI adalah hari kemerdekaan Indonesia yang patut dirayakan dengan hikmat dan bila perlu dilakukan berbagai macam lomba.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Jayapura terutama warga Distrik Muara Tami untuk berupaya mengisi kemederkaan dengan aksi nyata dalam pembangunan.

Nerokouw mengajak semua pihak untuk meneladani semangat juang para pahlawan bangsa di masa lalu.

"Teladani dan hormatilah hasil jerih payah mereka dengan apa yang telah diberikan selama ini," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan salah satu tokoh Adat Port Numbay, George Awi.

Menurutnya, semangat juang para pahlawan yang berkorban untuk merebut kemerdekaan itu harus tetap mendarah daging dan hidup dalam diri setiap insan dalam mengisi pembangunan bangsa dan negara.

"Mengisi pembangunan dengan semangat juang patut diteladani oleh kita semua terutama para pemuda sebagai generasi penerus bangsa, hal ini patut disyukuri karena sampai saat ini kita tetap menghirup udara kemerdekaan hasil perjuangan para pendahulu," kata Awi yang juga Ketua Lembaga Adat Port Numbay.
red: DhenySumber: ANT"

















seneng banget rasanya baca semua ini, yah semoga bisa berlangsung seterusnya. MERDEKA!!

Tuesday, June 1, 2010

08............05..............09

Satu lagi pagi yang datang,
Kau tau apa yang aku rasakan.........?
Satu lagi hari berganti,
Bisakah kau menebak apa yang aku pikirkan........?
Saat mentari pagi bersinar,
Dan bulan indah menemani setiap malamku......
Aku tetap terpaku dalam diamku,
Dikesunyian jiwa dan hampanya hati kuterus berpikir,
Apa yang sebenarnya aku cari dan aku nanti???